Cara Install WordPress di Localhost Menggunakan XAMPP

Dalam tulisan ini, kita akan belajar bagaimana proses instalasi wordpress di localhost dengan menggunakan XAMPP. Nantinya, setelah proses instalasi wordpress selesai, kita bisa blogging sepuasnya dengan Content Management System (CMS) wordpress, namun tentunya secara offline. Mungkin beberapa orang di antara pembaca berpikir, untuk apa membuat blog jika jumlah orang yang dapat melihatnya terbatas, hanya diri kita sendiri dan orang-orang yang mempunyai akses ke komputer kita.

Bagi seorang pembuat tema, blog wordpress yang diinstal secara offline ini dapat dijadikan sebagai media untuk menguji tema yang sedang atau telah selesai dibuat. Mungkin terbayang bagaimana ribetnya, jika seseorang harus mengunggah tema buatannya setiap kali ingin melakukan pengujian. Apalagi jika koneksi internet yang digunakan pas-pasan, akan memakan waktu yang cukup lama. Sedangkan bagi seorang blogger, wordress yang diinstal di localhost dapat dijadikan sebagai media untuk preview tulisan sebelum ditampilkan di blog utama. Sebagai ilustrasi, saya akan bercerita sedikit pengalaman selama menggunakan wordpress di localhost.

Selain mengelola blog yang sedang anda baca saat ini, saya juga mengelola sebuah blog bernama KimiaMath. Blog tersebut saya kelola dengan cms wordpress dalam akun hosting dewaweb. Sesuai namanya, blog tersebut saya gunakan untuk mempublikasikan tulisan-tulisan bertema kimia dan matematika. Matematika tentu tidak lepas dari penggunaan rumus dan simbol-simbol. Editor postingan di wordpress tidak bisa menampilkan semua simbol dan ekspresi yang diinginkan, misalnya pecahan. Untuk itu, diperlukan plugin untuk menambahkan simbol dan rumus matematika ke dalam blog. Salah satu plugin yang bisa digunakan adalah MathJax-Latex.

Latex sendiri tidak bersifat What You See Is What You Get (WYSIWYG), kita perlu menuliskan script tertentu yang mewakili simbol atau ekspresi matematika yang ingin digunakan. Serupa dengan bahasa lainnya, sedikit kesalahan penulisan pada script akan membuat ekspresi matematika gagal ditampilkan. Bolak balik dari halaman editor ke halaman preview tentu merepotkan, jika koneksi internetnya lambat. Untuk mengatasi masalah ini, saya menginstal wordpress di localhost bersama dengan plugin MathJax-Latex.

Untuk menginstal wordpress di localhost, kita perlu malalui beberapa tahap.

Instalasi Software XAMPP

Untuk menjalankan blog wordpress di localhost, kita membutuhkan web server (Apache), pengelola database(MySQL) dan bahasa pemrograman PHP. Kita bisa menginstal ketiganya secara terpisah, namun akan lebih mudah jika diinstal secara simultan menggunakan XAMPP. Sebagai alternatif, kita bisa menggunakan software lain yang semisal, seperti WAMP.

Pertama, unduh software XAMPP secara langsung pada website Apache Friends. Software XAMPP ini bersifat Open Source, sehingga kita tidak perlu khawatir tentang lisensi.
Buka installer XAMPP yang telah diunduh. Akan muncul jendela setup, klik Next.

Selanjutnya, akan muncul jendela yang berisi komponen-komponen yang dapat diinstal. Untuk menjalankan wordpress, kita hanya memerlukan Apache, PHP, MySQL, dan phpMyAdmin. Silahkan centang komponen-komponen yang anda inginkan. Dalam tutorial ini, saya hanya menginstal komponen standar untuk menjalankan wordpress. Klik Next.

Pilih folder tempat anda ingin menginstal XAMPP. Saya akan menginstal XAMPP di drive F dalam folder bernama XAMPP (F:\XAMPP). Klik Next.

Akan muncul jendela yang menginformasikan adanya installer gratis untuk berbagai macam CMS, termasuk wordpress. Karena kita akan menginstal wordress di localhost secara manual, maka kita tidak perlu mencentang opsi "Learn more about Bitnami for XAMPP". Klik Next. Klik Next sekali lagi untuk memulai proses instalasi XAMPP.

Setelah proses instalasi selesai, pilih Next, sehingga muncul jendela di bawah ini. Jangan lupa centang pada "Do you want to start the control panel now?", agar control panel XAMPP segera terbuka. Klik Finish.

Karena ini merupakan pertama kalinya software dibuka pasca instalasi, maka akan muncul jendela untuk memilih bahasa. Bahasa yang tersedia hanya ada dua, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Jerman. Setelah memilih bahasa yang anda inginkan, klik Save.

Kita akan dibawa pada jendela control panel XAMPP. Akan tampil lima buah Module. Module yang dapat dijalankan bergantung pada pilihan kita saat proses instalasi.

Kita akan menguji apakah localhost dapat berjalan dengan baik atau tidak. Untuk itu, jalankan Apache dan MySQL dengan menekan tombol Start berada di sebelahnya. Jika berhasil, maka tulisan Start akan berubah menjadi Stop, dan tombol Admin akan bisa diklik. Untuk mengecek apakah server lokal telah terinstal, buka browser favorit anda, lalu kunjungi http://localhost.

Pembuatan Database MySQL

Langkah selanjutnya adalah membuat database MySQL. Dengan menggunakan web browser, kunjungi http://localhost/phpmyadmin. Atau bisa dengan menekan tombol Admin di sebelah kanan tulisan MySQL.

Untuk membuat database baru, klik New yang ada pada area sebelah kiri. Ketikkan nama database yang diinginkan pada kolom Database Name. Ingat nama database yang anda ketikkan, karena akan digunakan dalam proses instalasi wordpress. Dalam tutorial ini, saya menggunakan nama wp_database. Klik Create.

Nama database yang baru saja dibuat akan muncul dalam daftar database yang terletak pada bagian sebelah kiri jendela.

Instalasi WordPress

Komponen-komponen yang diperlukan untuk menginstal wordpress sudah lengkap, sekarang saatnya proses instalasi wordpress. Unduh wordpress versi terbaru pada laman resmi WordPress. Agar wordpress dapat dijalankan dengan XAMPP, kita perlu mengekstrak file wordpress yang baru saja diunduh ke dalam folder tertentu. Buka folder XAMPP pada drive yang anda pilih saat proses instalasi XAMPP, kemudian buka folder htdocs. File-file wordpress harus disimpan di dalam folder htdocs ini. Karena saya menginstal XAMPP di drive F, maka saya perlu mengekstrak wordpress ke dalam folder F:\XAMPP\htdocs.

Ganti nama folder wordpress tersebut sesuai keinginan. Dalam tutorial ini, saya menggunakan nama wpblog. Buka browser, kemudian kunjungi http://localhost/wpblog. Silahkan sesuaikan dengan nama folder yang anda gunakan. Klik Let's Go.

Isi bagian Database Name dengan nama database yang telah dibuat. Dalam hal ini saya mengisinya dengan wp_database. Isi username dengan root dan kosongkan password. Klik Submit.

Klik Run the Install. Isi data-data yang diperlukan untuk blog anda nantinya. Setelah itu, klik Install wordpress.

Akan muncul pesan bahwa wordpress telah terinstal. Klik Login, sehingga muncul form untuk login ke Dashboard wordpress. Ketikkan username dan password yang dibuat pada langkah sebelumnya, kemudian klik login. Jika username dan password yang dimasukkan sudah benar, maka kita akan dibawa ke dashboard wordpress.

Anda telah berhasil menginstal wordpress di localhost menggunakan XAMPP. Silahkan gunakan blog yang telah anda buat sesuai keinginan. Dalam tulisan-tulisan berikutnya, kita akan belajar lebih lanjut tentang wordpress dan fitur-fitur yang ada di dalamnya.

No comments: